20 Prodi dengan Keketatan Tertinggi di SNBP 2023, Ada Pilihanmu?



Prodi Saintek dan Soshum dengan Keketatan Tertinggi di SNMPTN 2022







Pengumuman SNBP 2023 akan berlangsung hari ini. Yuk, kita lihat prodi yang masuk ke dalam daftar keketatan tertinggi berikut ini.







Berdasarkan informasi resmi dari
SNPMB BPPP,

ada 20 program studi atau jurusan yang memiliki keketatan tertinggi atau persaingan terketat pada SNBP 2023

,


guys


.


Hmm


, tapi apa sih itu keketatan?




K


eketatan

adalah

persentase jumlah peserta yang diterima berbanding dengan jumlah peserta pendaftar

.
S
emakin kecil nilai persentase, berarti tingkat persaingannya semakin tinggi.
S
ebaliknya, semakin besar persentase berarti tingkat persaingannya semakin rendah.



P
ada SNBP 2023 ini, 20 prodi dengan keketatan tertinggi memiliki persentase keketatan mulai dari 0,90% hingga 1,61%. Wow, banget kan?
K
alau kita lihat dari nilai persentase yang sangat kecil tadi, berarti tingkat keketatannya sangat tinggi.
B
isa dikatakan, dari 100 pendaftar hanya dari 1 orang saja yang berhasil diterima di jurusan tersebut.



N
ah, mau lihat daftar prodi saintek dan soshum dengan keketatan tertinggi di SNBP 2023? Yuk, simak daftarnya!




1. Ilmu Komunikasi – Universitas Negeri Jakarta



Keketatan: 0,90%




2. Keperawatan – Universitas Sultan Ageng Tirtayasa



Keketatan: 1, 05%




3. Manajemen – Universitas Pendidikan Indonesia



Keketatan: 1,06%




4. Gizi – Universitas Sumatera Utara



Keketatan: 1,18%




5. Ilmu Komunikasi – Universitas Pendidikan Indonesia



Keketatan: 1,24%




6. Kedokteran Gigi – Universitas Diponegoro



Keketatan: 1,26%




7. Manajemen – Universitas Negeri Jakarta



Keketatan: 1,30%




8. Gizi – Universitas Sultan Ageng Tirtayasa



Keketatan: 1,30%




9. Ilmu Komunikasi – Universitas Padjadjaran



Keketatan: 1,34%




10. PGSD – Universitas Sriwijaya



Keketatan: 1,37%



Baca juga:
Nggak Lolos SNMPTN? Lakukan 5 Langkah Jitu Ini




Psst

, buat kamu yang belom berhasil lolos SNBP, kamu  masih ada kesempatan melalui jalur UTBK SNBT,

lho

. Yuk, persiapkan diri dengan
UTBK Center
!




11. Manajemen – Universitas Padjadjaran



Keketatan: 1,37%




12. T


eknik Informatika – Universitas Padjadjaran



Keketatan: 1,39%




13. Farmasi – Universitas Nusa Cendana



Keketatan: 1,42%




14. Pendidikan Tata Boga – Universitas Pendidikan Indonesia



Keketatan: 1,43%




15. Farmasi – Universitas Syiah Kuala



Keketatan: 1,44%




16. F


armasi – Universitas Diponegoro



Keketatan: 1,45%




17. Farmasi – UPN Veteran Jakarta



Keketatan: 1,49%




18. Farmasi – Universitas Sebelas Maret



Keketatan: 1,50%




19. Teknik Informatika – Universitas Riau



Keketatan: 1,55%




20. Teknologi Informasi – Universitas Negeri Yogyakarta



Keketatan: 1,61%



G
imana, ada jurusan pilihan kamu nggak dari daftar di atas? Ketua SNPMB menjelaskan, bahwa prodi dengan keketatan tertinggi di SNBP tahun ini tersebar di berbagai perguruan tinggi se-Indonesia.
M
aksudnya, tidak menumpuk di satu wilayah atau satu perguruan tinggi saja.



I
nfo tambahan nih,


guys


. Berdasarkan keterangan dari SNPMB BPPP, siswa eligible yang diperbolehkan mendaftar SNBP tahun ini ada sebanyak 875.413 orang.
D
ari jumlah tersebut ada sebanyak 678.407 yang memilih program studi, dengan 664.181 yang menyelesaikan finalisasi.
D
ari jumlah peserta yang berhasil menyelesaikan finalisasi, hanya ada sebanyak 143.805 siswa yang dinyatakan lolos SNBP 2023.



M
au lihat data statistik lengkap hasil pendaftaran SNBP 2023? Klik link di bawah ini ya.



Baca Juga:
Cara Cek Pengumuman SNBP dan Data Statistik Hasil Pendaftarannya






Semoga kamu adalah salah satu yang diterima ya. Berdasarkan info keketatan SNBP 2023 tadi, kamu juga bisa memperkirakan sainganmu di UTBK nanti, lho. Bagi yang belum diterima, kamu masih punya kesempatan di UTBK SNBT. Ayo, terus persiapkan diri kamu dengan

ruangbelajar

!





Referensi:



Konferensi Pengumuman Hasil Seleksi Jalur SNBP Tahun 2023.
youtube.com/SNPMB BPPP [daring]. Tautan: www.youtube.com/watch?v=8l3S4doucTA&ab_channel=SNPMBBPPP (Diakses: 28 Maret 2023)



LihatTutupKomentar